by

Bagaimana agar tetap aman saat bepergian selama pandemi

-Nasional-79 views

Dengan tujuan wisata yang mulai dibuka kembali setelah ditutup sementara karena pandemi COVID-19, dorongan untuk menghilangkan demam kabin dan mengunjungi mal atau tujuan wisata terdekat bisa sangat besar.

“Akhir pekan panjang telah berakhir, tetapi mungkin orang masih ingin keluar selama akhir pekan,” kata Kepala Satgas Data dan Teknologi Informasi COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers virtual pekan lalu.

Meski disarankan tetap di rumah untuk mengekang penyebaran COVID-19, Dewi berbagi beberapa tips agar orang tetap aman saat bepergian.

Selain mengamalkan protokol kesehatan 3M, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, Dewi mengatakan, penting untuk mengecek sarana dan prasarana destinasi sebelum melakukan perjalanan. .

“Tidak semua tempat wisata didesinfeksi secara teratur,” katanya, seraya menambahkan bahwa pengunjung juga perlu diperiksa.

Fira Basuki, kepala sosial, branding, dan komunikasi Akuarium Jakarta, menggemakan sentimennya, dengan mengatakan bahwa penting untuk memilih tempat wisata yang sesuai dengan protokol kesehatan.

“Pilih tempat wisata yang aman yang memastikan seluruh karyawannya mengikuti rapid test secara teratur dan negatif COVID-19,” ujarnya seperti dikutip antaranews.com.

Fira menambahkan, penting untuk dilakukan pengecekan apakah fasilitas tersebut sudah didesinfeksi dan dilengkapi dengan wastafel serta hand sanitizer di setiap sudutnya.

Terkait kebersihan diri, Dewi mengimbau para pelancong untuk membawa hand sanitizer, alat makan, dan sajadah sendiri bagi umat Islam.

Agar tetap aman selama perjalanan, Fira mengatakan, wisatawan bisa memilih hari-hari yang tidak terlalu ramai, seperti antara Senin hingga Kamis.

“Anda juga dapat menelepon tujuan dan menanyakan hari-hari mana yang biasanya kurang ramai untuk mereka.”

Fira juga menyarankan untuk memilih tempat wisata yang memiliki area makanan sendiri dan mencari penawaran khusus yang akan menghemat uang wisatawan.

Meskipun pemerintah daerah melakukan kampanye yang kuat tentang protokol kesehatan, banyak pelancong masih mengabaikannya selama akhir pekan yang panjang.

Menurut gugus tugas COVID-19 nasional, sekitar 600.000 pelanggaran protokol kesehatan dicatat setiap hari selama istirahat lima hari dan lebih dari 1 juta wisatawan dipantau karena tidak mematuhi aturan 3M.


Anda membutuhkan jasa pembuatan website ? segera saja kontak lawang techno, lejitkan omset usaha anda dengan website dan rasakan ledakan profit bisnis anda

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed