by

Waxing Bulu VS Mencukur – Mana yang Lebih Baik?

-Kecantikan-219 views

Waxing Bulu adalah cara untuk menghilangkan rambut. Rambut ini terutama adalah rambut yang tidak diinginkan. Misalnya di bagian ketiak, lengan, wajah hingga rambut pubis.

Biasanya, para wanita menginginkan kulit yang lembut dan halus. Karenanya, ada yang secara rutin melakukan waxing atau mencukur rambut. Sekarang, apakah waxing lebih baik daripada mencukur rambut dan bulu?

Waxing Rambut VS Shaving – Mana yang Lebih Baik?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut. sangat wajar jika kita mengetahui kelebihan masing – masing. Juga kekurangan masing – masing. Setelah itu, barulah kita bisa membandingkan keduanya. Tentu saja, perbandingan ini juga mungkin subjektif. Atau, sesuai dengan keperluan kita.

  • Pengertian Waxing

Kata – waxing memiliki kata asal berupa wax. Atau juga dikenal sebagai lilin. Artinya, lilin dipergunakan untuk mencabut rambut secara keseluruhan.

Di jaman sekarang, waxing adalah hal yang sudah sangat populer. Banyak tempat menawarkan layanan waxing yang lebih nyaman, tidak terlalu sakit. Juga, lebih efektif dalam membersihkan bulu.

Tetapi, tahukah Anda, bahwa waxing ternyata sudah dilakukan sejak tahun 1500 an sebelum Masehi? Para ahli mengetahui hal ini dari mummi para selir Firaun Ramses III yang ternyata sudah melakukan waxing.

Seperti dibahas didepan, Waxing adalah cara menghilangkan rambut dengan lilin. Lilin ini ada yang harus dipanaskan, dan ada yang tidak perlu dipanaskan terlebih dahulu.

  • Jenis – Jenis Waxing

Soft Wax

Adalah metode menggunakan lilin yang dipanasi. Bahan lilinnya sendiri adalah parafin. Kemudian, ada juga beeswax yang terlihat mirip madu.

Lilin ini dicairkan, kemudian dioleskan ke tubuh yang rambutnya ingin dicabut. Ditunggu padat, kemudian dilapisi strip. Setelah itu rambut dicabut bersamaan dengan arah berlawanan arah tumbuhnya rambut.

Cara seperti ini biasanya dipergunakan untuk permukaan rambut yang luas. Misalnya pada punggung, perut, wajah atau lainnya. Tetapi, untuk melakukannya sebaiknya oleh orang yang berpengalaman. Karena bisa membuat kulit ikut tertarik.

Hard Wax

Cara yang dipergunakan disini tidak memerlukan strip. Atau biasa dikenal sebagai stripless wax. Wax yang sudah kering bisa langsung dicabut. Untuk arah mencabut sih sama saja, berlawanan dari arah tumbuh rambut / bulu.

Metode ini keunggulannya tidak membuat kulit tercabut. Dan, lebih cocok untuk kulit yang areanya sempit dengan rambut tebal serta pendek. Misalnya ketiak.

Sugar Wax

Seperti namanya, metode ini menggunakan gula. Gula yang dicampur bahan lain seperti madu dan jus lemon. bahan – bahan ini diberi air dan dihangatkan sampai lengket.

Secara khusus, metode ini lebih alamiah. Sehingga lebih cocok bagi kulit yang termasuk sensitif au berminyak.

Fruit Wax

Wax ini menggunakan buah beri yang sudah diekstrak. Keunggulannya, buah beri memiliki antioksidan tinggi. Sehingga, lebih cocok bagi mereka yang berklulit sensitif. Selain itu, nilai plus lain adalah mampu membuat kulit tidak tertarik saat mencabut rambut.

Chocolate Wax

Chocolate wax ini memiliki kandungan minyak. hasilnya, kulit lebih lembab dan juga menghambat penuaan pada kulit. termasuk, menghambat kerusakan kulit akibat sinar matahari.

  • Cara Waxing dilihat dari suhunya

Selain dari jenis wax yang dipergunakan, waxing juga dibedakan berdasar suhu lilin yang dipergunakan. Ada yang hot Wax atau lilin panas yang cair. Ada juga yang tidak memerlukan pemanasan.

Hot Wax

Ini adalah tipe yang memerlukan pemanasan pada lilin sebelum dipergunakan.

Cold Wax

Metodew cold wax ini adalah strip yang sudah ada wax atau lilinnya. Karenanya, tidak perlu dipanaskan lagi. Tinggal kita pasang. Caranya adalah ditempel di kulit yang diinginkan. Kita tekan searah tumbuh rambut. Tetapi, kita tarik berlwanan dengan arah tumbuhnya rambut.

Karena mudah diaplikasikan, maka metode ini cocok untuk dipergunakan sendiri dirumah. Tidak perlu salon atau klinik kecantikan.

  • Manfaat Waxing

Memang, waxing dipergunakan untuk menghilangkan rambut. Tetapi, juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh shaving atau mencukur rambut. Begitu juga, ada juga kekurangannya.

Ada proses exfoliation atau pengelupasan kulit

Kulit akan ikut mengelupas di bagian tertentu. Jadi, kulit yang cenderung hitam juga bisa mengelupas. Karenanya, bisa membuat kulit menjadi lebih halus dan cerah.

Lebih tahan lama

Waxing adalah proses mengangkat rambut hingga akarnya. Artinya, akan perlu waktu lebih lama sebelum rambut dan bulu tumbuh kembali. Biasanya, ada waktu antara 2 sd 8 minggu sebelum rambut tumbuh kembali.

Semakin sering waxing, rasa sakit berkurang

Semakin rutin kita melakukan waxing, akan semakin rileks / santai. Akhirnya rasa perih juga akan berkurang. Kemudian, karena proses folikel berhenti. Maka saat tumbuh belum akan sepadat sebelumnya. Artinya, saat dicabut lagi sudah berkurang rasa sakitnya.

  • Kesimpulan, mana yang lebih baik antara waxing dan mencukur rambut

Yang utama, memang mencukur rambut bebas rasa sakit. Tetapi, itu jika kita tidak kena pisau cukurnya.

Waxing bebas resiko luka dari pisau cukur

Waxing tidak menggunakan pisau cukur. Akan lebih “aman” dari luka jika melakukan waxing.

Lebih mampu mencabut rambut dan bulu hingga akarnya

Waxing tentu saja bisa mencabut rambut hingga ke akarnya. Artinya, untuk tumbuh kembali, rambut akan memakan waktu lebih lama.

Waxing hanya disarankan dilakukan oleh ahli

Waxing beresiko iritasi, juga beresiko membuat ruam karena kulit mengelupas. Karenanya, sebaiknya dilakukan oleh ahlinya.

Waxing lebih beresiko iritasi kulit

Kulit yang sensitif  beresiko iritasi. Resiko ini sejalan karena kulit memerah karena ada yang terkelupas. Tetapi, biasanya efek ini mudah diatasi. Biasanya dengan kompress air dingin.

Selain kulit terkelupas, lilin yang terlalu panas juga lebih beresiko luka bakar. Jika ada luka bakar, maka ada resiko terjadi hiperpigmentasi juga pada kulit.

Selain iritasi, masih ada juga resiko alergi jika kulit terlalu sensitif.

Kemudian, infeksi juga bisa terjadi jika produk waxing tidak higienis.

Waxing beresiko Ingrown Hair

INGROWN HAIR adalah rambut yang tumbuh didalam kulit. Hal ini karena rambut baru terlalu lemah menembus lapisan kulit.

Akibatnya, folikel rambut bisa memerah dan terasa gatal. Sara untuk menghilangkannya adalah: Dengan menggunakan scrub supaya kulit di area tersebut mudah terkelupas.

Waxing beresiko Elastisitas kulit menurun

Biasanya, elastisitas kulit akan menurun. hal ini memang bersifat sementara saja. Tetapi, kita juga tidak boleh mengulang proses waxing dengan cepat. Sebeum menunggu kulit menjadi normal kembali.

Waxing beresiko membuat kulit bernoda hitam

Wax yang terkena di kulit bisa mendorong produksi pigmen berlebihan. Pigmen ini tentunya membuat kulit menjadi lebih gelap di area tertentu. Karenanya, kita memerlukan beberapa hal untuk mengatasinya.

Misalnya saja, menggunakan berbagai bahan alami yang bisa kita oleskan pada kulit. Bahan tersebut seperti lemon, cuka apel, kulit jeruk atau lidah buaya.

Untuk produk yang bisa menghilangkan pigmentasi, ada juga produk seperti Rexona Advance Whitening Roll On. Produk ini mengandung minyak biji bunga matahari. Produk ini mampu mencerahkan kulit seperti semula dalam 7 hari saja.

Kelebihan lain, Rexona Advance Whitening Roll On Juga melindungi dari keringat dan bau ketiak. Serta, tidak meninggalkan noda di pakaian.

Waxing, secara umum lebih unggul dari shaving atau mencukur rambut karena beberapa alasan. yang utama, lebih cepat menghilangkan rambut. Juga lebih lama bertahan. karenanya, jangan terlalu takut untuk melakukan waxing. Kelemahannya, akan terasa perih pada awalnya. meskipun begitu, tidak sakit sekali. Dan jika dilakukan oleh profesional, maka akan tidak terlalu terasa sakit.

Sekian tentang bedanya waxing dan mencukur rambut / bulu. Semoga bermanfaat. Salam sukses dan sehat selalu!


Anda membutuhkan jasa pembuatan website ? segera saja kontak lawang techno, lejitkan omset usaha anda dengan website dan rasakan ledakan profit bisnis anda

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed